habarkotabaru.com , Kotabaru – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) resmi menutup kegiatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Tahun 2026 di Kecamatan Pulau Laut Timur, Kabupaten Kotabaru, Minggu (14/06/26).
Kegiatan yang berlangsung di Pulau Laut Timur tersebut menjadi penutup rangkaian layanan kas keliling kepulauan yang dilaksanakan sejak 9 hingga 15 Juni 2026 guna menjangkau wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di Kalimantan Selatan.
Acara penutupan dihadiri Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan Haris Munandar, Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru H. Eka Saprudin, AP., M.AP mewakili Bupati Kotabaru, Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Suwanti, perwakilan Danlanal Kotabaru, unsur Forkopimcam Pulau Laut Timur, pimpinan perbankan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalimantan Selatan, Haris Munandar, mengatakan Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan bentuk nyata sinergi antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan Rupiah sekaligus memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh akses terhadap uang layak edar.
Selama pelaksanaan ekspedisi, tim berhasil menjangkau sejumlah pulau di Kalimantan Selatan, di antaranya Pulau Matasirih, Marabatuan, Kerayaan, Kerasian, dan Pulau Laut Timur.
Haris Munandar mengatakan lebih lanjut Rupiah bukan sekadar alat pembayaran yang sah, tetapi juga simbol kedaulatan negara dan identitas bangsa. Melalui kegiatan ini, kami memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh layanan penukaran uang layak edar sekaligus edukasi mengenai pentingnya merawat dan mengenali keaslian Rupiah.
Haris juga menyampaikan apresiasi kepada TNI AL yang telah memberikan dukungan pengamanan, pengawalan, serta sarana transportasi laut melalui Kapal Perang Republik Indonesia (KRI), sehingga pelayanan dapat menjangkau daerah-daerah yang sulit diakses.
Sementara itu, sambutan Komandan Lanal Kotabaru yang dibacakan Kapten Aminuddin menyebutkan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat merupakan wujud sinergi strategis antara Bank Indonesia dan TNI AL dalam memperkuat kedaulatan ekonomi negara hingga wilayah terluar Indonesia. TNI Angkatan Laut mendukung penuh program strategis nasional ini karena keberadaan Rupiah di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan negara.
Pemerintah Kabupaten Kotabaru turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Dalam sambutan Bupati Kotabaru yang dibacakan Sekretaris Daerah H. Eka Saprudin, disampaikan bahwa Ekspedisi Rupiah Berdaulat menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan yang merata kepada masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan.
Menurut Sekda Kotabaru, sebagai daerah yang memiliki karakteristik geografis kepulauan dengan sebaran penduduk di pulau-pulau kecil, Kabupaten Kotabaru sangat merasakan manfaat program tersebut dalam mendekatkan akses layanan keuangan kepada masyarakat.
Ia juga berharap sinergi antara Bank Indonesia, TNI AL, dan Pemerintah Daerah dapat terus berlanjut guna memperluas jangkauan layanan keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan.
Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru Hj. Suwanti turut mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Ia menilai layanan penukaran uang yang diberikan sangat membantu masyarakat, khususnya dalam mengganti uang yang rusak atau tidak layak edar.
Rangkaian acara penutupan ditandai dengan penyerahan apresiasi dan cenderamata dari Bank Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Kotabaru dan Lanal Kotabaru atas dukungan serta kontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta.
Melalui Ekspedisi Rupiah Berdaulat Tahun 2026, sinergi antara Bank Indonesia, TNI AL, dan Pemerintah Kabupaten Kotabaru diharapkan semakin memperkuat kedaulatan Rupiah, meningkatkan literasi keuangan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan hingga ke wilayah kepulauan dan pelosok daerah. (rilis kominfo kotabaru/red)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar